Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa pasien anak di RSUD wangaya

Abstract

Introduction: Lack of stimulation could be one factor that causes a delay in children's language development. Early gadget or television exposure by children could affect their language development. Lack of parent control over how intense their children use the gadget and then the gadget screen time usage is over, so their stimulation process could be affected.

Method: An analytical observational study with a cross-sectional study design was conducted among 33 children aged 2 to 6 years old who were admitted to the Kaswari Room or pediatric policlinic at Wangaya Regional General Hospital in Denpasar from December 2023 - January 2024 and appropriate for the inclusion criteria and exclusion criteria. The sample was determined by purposive sampling. In this study, data regarding gadget intensity usage were obtained through the parent’s interview process and questionnaire fulfillment, while language development data were obtained by doing a Denver II test. A chi-square test obtained the association between gadget intensity usage and language development among pediatric patients. Data were analyzed using the SPSS 20 version.

Result: Most subjects using gadgets at a mild intensity got a normal Denver II test result (91,7%). The different results came from subjects using moderate to severe-intensity gadgets. They mostly got a suspect language development Denver II test result (52,4%). The chi-square test showed a significant association between intensity gadget usage and language development among pediatric patients. Prevalent ratio value =  0,16 (CI 95% = 0,023 – 1,086) and p-value  = 0,011

Conclusion: There is a significant association between intensity gadget usage and language development among pediatric patients at Wangaya Hospital.

 

Pendahuluan: Kurangnya stimulasi diungkapkan dapat menjadi faktor penyebab gangguan perkembangan bahasa. Perangkat teknologi seperti gadget  atau televisi yang diberikan sejak dini dapat mempengaruhi stimulasi perkembangan bahasa pada anak. Kurangnya pengawasan orang tua terhadap intensitas penggunaan perangkat teknologi tersebut dapat menyebabkan durasi screen time pada penggunaan gadget tersebut menjadi berlebihan yang kemudian dapat mengganggu proses stimulasi dan berujung pada gangguan pada perkembangan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa anak usia 2-6 tahun.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan potong lintang yang dilakukan pada 33 pasien anak berusia 2 sampai 6 tahun yang dirawat di  ruang Kaswari atau berkunjung ke poliklinik anak RSUD Wangaya kota Denpasar pada bulan Desember 2023 sampai Januari 2024 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data intensitas penggunaan gadget didapatkan melalui proses wawancara dan pengisian kuesioner oleh orang tua pasien, sedangkan data perkembangan bahasa diperoleh melalui tes Denver II. Hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa didapatkan dengan melakukan uji kai kuadrat. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS versi 20.

Hasil : Subyek yang menggunakan gadget dengan intensitas ringan lebih banyak memperoleh hasil uji Denver II normal (91,7%), sedangkan subyek yang menggunakan gadget dengan intensitas sedang-berat, sebagian besar memperoleh perkembangan bahasa suspect (52,4%). Hasil uji Kai Kuadrat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gadget dan perkembangan bahasa anak. Nilai rasio prevalensi = 0,16 (IK 95% = 0,023 – 1,086) dan nilai p = 0,011

Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa pasien anak di RSUD Wangaya.

References

  1. Soetjiningsih & Windiani T. Tumbuh Kembang dan Perilaku. Jakarta Utara : ECG. 2023.
  2. McLaughlin MR. Speech and Language Delay in Children. Am Fam Physician. 2011: 83(10). 1183-1188.
  3. Mondal N. Prevalence and Risk Factors of Speech and Language Delay in Children Less Than Three Years of Age. J Compr Ped. 2016: 7(2).
  4. Sari, S. D. P. Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Personal Sosial Dan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah (3- 6 Tahun) Di Tk R.A Al-Jihad Kota Malang. Malang : Universitas Brawijaya. 2019.
  5. Yulianda, A. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Berbicara Berbicara Pada Anak Balita. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. 2019; 3(2). 12–16.
  6. American Academy of Pediatrics. Announces New Recommendations for Children’s Media Use. Amerika : J Pediatri. 2016.
  7. Kamtini, Kesuma DA, Novitri DM. The Effect of Watching Screen in Children’s Expressive Language Development. IOSR-JRME. 2019;9(5). 39-40.
  8. Wulandari KT, Minarti NM, Kumarawati NL. Pengaruh terapi bercerita terhadap perkembangan bahasa anak usia prasekolah. Community of Publishing in Nursing. 2018; 6(1). 41-8.
  9. Ma J, Birken C. Handheld screen time linked with speech delays in young children. In Pediatric Academic Societies Meeting. 2017.
  10. Perdana, S.A. Duration of Watching TV and Child Language Development in Young Children. Paediatrica Indonesiana. 2017; 57(2):99-103
  11. Fernandez, R. dan Lestari, H. Hubungan Penggunaan Gawai dengan Keterlambatan Bahasa pada Anak. Sari Pediatri. 2019; 21(4):231-5.
  12. Purwanto , N.P., Korelasi Screen Time terhadap Perkembangan Berbahasa Anak Usia 2-5 Tahun. Ebers Papyrus. dkk. 2021; 27(2).
  13. Dewi, A.K., Hubungan Antara Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal. 2019;(2):1.
  14. Lestari, Sri. Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanaman Konflik dalam Keluarga. Prenada Media. 2016.
  15. Farzana , S dan Rahman, SU. Role of Parents in Making Children’s Use of Media Screen Time more Worthwhile. 2019.

How to Cite

I Putu Satrya Indrawangsa, Putra, I. G. I. P. ., Mustika, P. P. ., & Suryawan, I. W. B. . (2024). Hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan bahasa pasien anak di RSUD wangaya. Intisari Sains Medis, 15(1), 344–348. https://doi.org/10.15562/ism.v15i1.1994

HTML
0

Total
0

Share

Search Panel

I Putu Satrya Indrawangsa
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


I Gede Indradika Pratama Putra
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Putu Pradnyanita Mustika
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


I Wayan Bikin Suryawan
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal